Langsung ke konten utama

7 Cara Pria Menyembuhkan Sakit Hat

 Kebanyakan wanita mengatasi patah hati dengan menangis atau bercerita kepada teman-temannya. Tapi pria biasanya enggan membicarakan kisah sedihnya kepada orang lain. Mereka justru berusaha menghindari pembicaraan tersebut karena merasa tidak nyaman. Karena itu, pria lebih suka mengalihkan perhatiannya ke hal-hal lain saat patah hati. Berikut ini kegiatan yang biasa dilakukan pria untuk menyembuhkan sakit hatinya, seperti dilansir What Do Men Really Think.

1. Berkumpul dengan Teman
Saat patah hati, pria biasanya akan mencari teman atau berkumpul bersama sahabat-sahabatnya. Pria tidak butuh teman untuk mencurahkan kesedihannya, atau menceritakan bagaimana sakitnya patah hati, tapi hanya agar tidak selalu teringat rasa sakit hatinya.

2. Mencari Pacar Baru
Beberapa pria mengatasi patah hatinya dengan coba melupakan sang mantan kekasih secepat mungkin. Karena itu, mereka akan mulai mencari teman kencan baru hanya untuk menghapus memori tentang mantan kekasih mereka.

3. Menyibukkan Diri
Sebagian besar pria berusia di atas 30 mengatasi patah hati dengan bekerja di kantor sampai larut malam. Menyibukkan diri di kantor bisa jadi pelarian dari rasa sakit hati.

4. Makan
Ternyata bukan wanita saja yang memilih makanan untuk mengobati patah hatinya, tapi juga pria. Biasanya mereka akan memilih junk food untuk ‘mematikan’ rasa sakit hati lewat pikiran. Makan menjadi aktivitas mekanis bagi pria untuk membantunya tetap sibuk.
5. Menonton TV
Saat patah hati, pria biasanya akan menonton TV seharian walaupun tidak ada program acara yang menarik baginya. Menenggelamkan diri dengan menonton film atau pertandingan olahraga di TV adalah salah satu cara pria untuk mengusir sakit hatinya sejenak.

6. Olahraga
Olahraga juga dijadikan sarana bagi pria untuk menuangkan kekesalan dan rasa sedih karena putus cinta. Biasanya mereka akan melakukan olahraga berat di gym, salah satunya angkat beban. Sakit yang dirasakan pada tubuhnya, diharapkan bisa mengalihkan rasa sakit hatinya.

7. Travelling
Sebagian pria mengatasi patah hatinya dengan bepergian, sebagai pengalihan rasa sakit. Tak peduli ke tempat yang dekat atau jauh, perjalanan bisa sedikit mengusir emosi negatif karena perpisahan. Mereka juga mengharapkan bisa bertemu teman baru, atau bahkan kekasih baru di tempat tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shusho Miyahira, Perwira Jepang yang Berbalik Berjuang Buat Indonesia Oleh Kurator Kata | Newsroom Blog  –  Sen, 25 Agu 2014   Ragi Carita 2 Berbagai buku bertema sejarah, biografi, maupun memoar yang terbit di Indonesia menyebut, jauh sebelum masuknya bala tentara Jepang ke Indonesia, sudah banyak orang Jepang di Hindia Belanda. Sebagian ternyata mata-mata Jepang yang memang merencanakan merebut Indonesia dari penguasaan Belanda. Sudah menjadi anggapan umum juga bahwa penindasan yang terjadi pada masa penjajahan Jepang, meski lebih singkat dari Belanda, justru lebih berat. Ternyata salah satu mata-mata yang dikirim Jepang, Shusho Miyahira, tak setuju dengan gaya pendudukan negaranya di Indonesia. Miyahira akhirnya berbalik membela Indonesia. Kisah Miyahira ini ditulis dalam buku Ragi Carita 2 yang ditulis Th. van den End dan J. Weitjens. Berikut ini nukilan buku itu: Shusho Miyahira selama 12 tahun menetap di Surabaya sejak 1927. Di masa pendud...
Bencana-bencana yang akan datang jika jauh dari Al-Qur’an: Pertama, bencana Moral; Apabila seseorang tidak berpedoman kepada kitabullah Al-Qur’an, maka tentu dia akan mengikuti hawa nafsunya. Dan apabila banyak orang yang berlaku demikian, maka tentu akan terjadi bencana moral di masyarakat. Karena moral seorang muslim tentu dibentuk atas dasar petunjuk dari Al-Qur’an. Kedua, bencana Fisik; hal ini diungkapkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam surat Al-A’raaf ayat 96: “Akan tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami, maka Kami azab mereka akibat kedustaan mereka”. Kepada kaum-kaum penentang sebelumnya, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menurunkan azab, gelombang seperti tsunami terhadap kaum nabi Nuh as., hujan batu yang menimpa kaum Nabi Luth as karena menganut homo seks, Fir’aun yang ditenggelamkan karena menentang Musa as, dan tentunya tengoklah apa yang menimpa para penentang Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, seperti Abu Jahal, Abu Lahab, Umayyah bin Khal...
Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Wakil Dekan FH dan Ka. Prodi Pindo 20 Agustus 2018 Bunghatta.ac.id. Senin (20/8), di Ruang Sidang Rektor, Kampus 1 Ulak Karang, dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan PAW Wakil Dekan Fakultas Hukum dan Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Bung Hatta. Dalam kegiatan itu, secara resmi, Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Azwar Ananda, M.A., melantik Dr. Zarfinal, S.H., M. Hum., selaku Wakil Dekan Fakultas Hukum, menggantikan Dr. Sanidjar Pebrihariati R., S.H., M.H., dan Dr. Hasnul Fikri, M. Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Bung Hatta, menggantikan Dr. Marsis, M. Pd. Setelah sumpah jabatan yang disaksikan oleh Wakil Rektor I dan Wakil Rektor II, seluruh dekan, ketua prodi, dan kepala bagian di selingkungan Universitas Bung Hatta, selanjutnya, dilaksanakan penandatanganan surat keputusan. (Rio)